Ada seorang teman lama yang berkomentar mengenai bisnis kecil yang saya sedang jalankan. Namanya mbak Mieke, dia bekerja di sebuah perusahaan IT terkemuka berkantor di Mega Kuningan. Setelah kita pernah ngobrol di YM, saya baru tahu bahwa dia pernah terjun ke bisnis pulsa yang mana dia pernah mengalami trauma dan ogah terjun ke bisnis itu lagi. “Mengapa, sahut saya kepadanya?” “Karena saya pernah ketipu! jawabnya…”
Akhirnya lebih detil lagi dia bercerita, ketika saya mengorek informasi lebih dalam. Ternyata mbak Mieke pernah diajak bisnis pulsa oleh seorang mitra dan sudah berjalan selama lebih kurang satu atau dua bulan yang lalu. Entah mengapa setelah memasuki bulan ketiga, mbak Mieke tidak bisa lagi berhubungan dengan orang tersebut. Padahal mbak Mieke sudah melakukan deposit uang untuk pembelian pulsa beberapa juta rupiah.
“Loh, apa tidak ada no telp/hp yang bisa dihubungi?” sahut saya. “Ya ada, tapi mati semua dan tidak aktif..” sahut mbak Mieke. “Bagaimana dengan kantornya?” …saya balik bertanya. “Waduh, saya malah tidak tahu” kata mbak Mieke. Ya, susah dong, kita berbisnis dengan seseorang tetapi kita tidak tahu jelas identitas dan asal-usul orang tersebut sebagai mitra kita. Sistemnya bagaimana dan teknis deposit serta pengembalian deposit bagaimana. Dan yang pasti sistem bisnis pulsa seperti ini, memang tidak bisa dijalankan dan sulit untuk dipercayai 100%.
Nah, bagaimana dengan bisnis pulsa yang menggunakan sistem viral berbonus? Tidak ada salahnya dengan sistem viral ini dan saya alhamdulilah sudah membuktikan bahwa sistem ini berjalan dengan baik. Bahkan seorang teman lama saya yang datang berkunjung kemarin sore dan menawarkan bisnis kepada saya (ada di cerita blog yang nanti akan saya buat-coming soon..), juga berpendapat yang sama dengan saya. Meskipun dia sekarang sudah tidak berbisnis pulsa dengan sistem viral ini, tetap saja masih ada pemasukan sebesar Rp.50,000 ke rekeningnya setiap waktu sesuai ketentuan yang ada dibisnisnya itu!! Bukan main….
Saya heran dan berpikir…bahkan kalo pun kita tidak berbisnis pulsa lagi (seperti mas Ardo teman saya ini), masih saja menerima bonus uang di rekening kita, apalagi kalo kita masih aktif menjalankannya? Bukan masalah nominal uangnya. Lagipula meski terbilang kecil, tapi di jaman sekarang siapa sich yang rela memberikan uang 50.000 rupiah tanpa kerja/imbalan apa-apa kepada kita?? Sayangnya mas Ardo sudah beranjak ke bisnis yang sudah lebih ‘yahud’ menurut saya. Dia tertawa renyah ketika saya bilang begitu.
Balik ke bisnis pulsa dengan sistem Viral ini, memang pada awal-awal bulan pertama dan kedua hingga bulan keempat, saya hanya meraih bonus beberapa ribu rupiah, tetapi ingat itu hanya bonus dari pemakaian pulsa pribadi saya (pada level 0) dan tidak saya hiraukan. Intinya, kita bukan sekedar jualan pulsa koq. Kalo jualan pulsa, dimana-mana kan sekarang ada bahkan hingga di warung/kios kecil di pinggir jalan. Tetapi hanya berjualan pulsa dan ….”that’s it! Done!”
Kalo dengan sistem Viral, ya kita isi pulsa untuk pribadi saja udah dapat bonus, trus ada teman yang disponsori oleh kita minimal 3 orang (tahap pertama) isi pulsa juga ya kitanya juga sebagai sponsor dapat bonus, dan kemudian begitu terus selanjutnya. Keuntungan pertama dengan sistem bisnis pulsa yang saya ikuti ini adalah PENDAFTARAN-nya GRATIS!!! Tadinya kan saya malah ingin ikut yang lain dan sudah terkenal itu lho (iklannya sering ada di tabloid/koran/majalah), tapi harus bayar 129 ribu rupiah. Wow, suatu jumlah yang besar di saat sulit ini. Ah saya ngga jadi dan berpikir ulang.
Nah, kemudian saya bertemu dengan sistem bisnis pulsa yang dikembangkan oleh Dynasis ini. Dan salah-satu sponsor saya, pak Agus Salim, beliau seorang motivator leader top dari Bandung, beliau membuat website pribadi yang diberinama KLUB PULSA. Jaringan yang dimiliki olehnya dikelola dari KlubPulsa ini dan ikut berkembang pesat seiring dengan pertumbuhan bisnis pulsa Dynasis. Enaknya di Klub Pulsa ini kita akan diberikan web replika sendiri, sehingga kita bisa mempromosikan keberadaan bisnis pulsa yang kita miliki hingga ke seluruh pelosok Indonesia!
Bahkan beberapa teman yang saya sponsori beberapa hari lalu juga berasal dari beberapa daerah, misalnya ibu Neng di Gorontalo (Sulawesi Utara) yang mendaftar pekan lalu, mas Sondi di Malang-Jatim (kota tempat kantor pusatnya Dynasis) dan mas Irawan di Karawang-Jabar. Bulan lalu, saya mendapatkan undangan untuk menghadiri konvensi Dynasis di Ngalam eh, Malang -Jawa Timur. Akomodasi ditanggung oleh Panitia, meski transpor diusahakan oleh kita sendiri. Hal itu makin menambah keyakinan saya, bahwa bisnis pulsa Dynasis ini bukan sekedar bisnis main-main. Ini bisnis pulsa yang ’serius’ dan dikelola secara profesional.
Apapun bisnis yang kita akan jalankan, meski menarik hati kita, jangan terkesima dan percaya 100%. Amati dan pelajari sistem yang ada di bisnis itu, tanyakan kepada teman sejawat (yang mungkin tahu dan pernah menjalaninya, apa kesulitan dan masalahnya). Bisnis pulsa bukan tidak mengandung resiko. Ya pastinya ada resiko, misalnya apabila orang sudah tidak membutuhkan pulsa lagi dan enggan menggunakan telepon seluler. Kapankah itu? Entahlah saya juga belum tahu.
Dan yang pasti, selama semua orang masih menggunakan perangkat komunikasi yang bernama telepon seluler (ponsel) atau handphone, ya selama itu pula kita masih bisa menjalankan bisnis pulsa dengan sistem Viral Marketing ini. Karena pendaftarannya GRATIS, anda bisa menyimpan uang anda yang tadinya mungkin akan dipakai untuk mendaftar di bisnis ’sebelah’ untuk deposit pulsa di Dynasis. Anda tertarik? Masih ragu juga setelah membaca tulisan saya ini? Hehehe, bagus! Anda masih berpikir kritis, saya suka itu! Silahkan kunjungi situs Dynasis/Klub Pulsa saya disini :
————————http://www.bisnispulsagratis.com—————————

Komentar Terakhir