Anda Bingung Memulai Bisnis?

11 09 2008

Ada yang menanyakan kepada sy: “mau pengen bisnis yang gampang dengan modal sedikit apaan ya?” Bila kita ingin bisnis, pertama kita harus tentukan bidang apa yg ingin kita terjuni (apakah kita memiliki wawasan yang baik tentang bidang tsb?), kemampuan finansial (modal) yang baik (siapkan dana cadangan bila perlu) dan kemauan yang keras (kerja keras, keuietan dan kedisiplinan).

Tanpa ketiga hal tersebut sebagai starter, kemungkinan untuk seseorang memulai suatu usaha/bisnis akan sulit dilakukan. Meski hanya teori, tetapi saya sudah membuktikannya. Kalo tidak berhasil dalam menyiapkan ketiga hal tersebut, dijamin anda tidak akan lama dalam berbisnis. Oleh karena itu, perbanyaklah referensi mengenai bisnis yang akan anda terjuni dan siapkanlah mental yang kuat.

Kita harus punya kiat dan strategi, karena apapun bisnis yang kita jalani akan ramai dengan persaingan. Pastikan bahwa anda masih bisa menikmati ‘kue’ yang diperebutkan secara beramai-ramai ini. Bisnis yang paling mudah dijalankan (yang bisa dimulai dengan hanya modal O, tetapi kita bisa dapat uang lumayan) yaitu bisnis perantara (broker). Bisnis ini hanya cukup jual omongan dan pasang telinga anda baik-baik. Mengapa? Sebagai perantara, anda hanya cukup mempertemukan kedua pihak (pembeli dan penjual) yang melakukan transaksi atas suatu barang/jasa dan untuk itu anda dijanjikan insentif/fee.

Tetapi bisnis seperti itu banyak sekali persaingannya dan meski anda memiliki banyak koneksi tetap akan sulit dapat bertahan hidup hanya dengan menggantungkan diri menjalankan bisnis tersebut. Cobalah dengan bisnis yang agak nyata misalnya dengan bisnis jualan pulsa (karena pulsa HP selalu dibutuhkan orang dalam jaman moderen ini), bisnis baju, bisnis les privat (modalnya pengetahuan yang memadai mengenai pelajaran di sekolah dan iklan di media), bisnis reparasi alat elektronik atau bisnis cuci motor.

Memang tidak ada bisnis yang secara instan dapat dijalankan tanpa persiapan tiga hal yang saya sebutkan diatas itu tadi. Kebanyakan bisnis yang tersedia dan memang banyak peminatnya adalah bisnis yang bergerak di bidang jasa. Dalam hal ini, anda dituntut untuk proaktif dan mengerti benar selera/kebutuhan konsumen kita. Karena konsumen adalah raja, kita bergantung kepada konsumen. Tanpa mereka, bisnis kita akan sekarat dan mati. Oleh karena itu, menjalin hubungan baik dengan konsumen adalah hal yang penting.

Semuanya tergantung pilihan anda, memang sulit pada awalnya. Tetapi bila anda enjoy menjalaninya, insya Alloh anda akan memetik hasilnya di masa depan. Ingat jangan bergantung pada orang lain, bisnis harus dijalankan sendiri oleh anda. Dan ingat, bisnis tidak mengenal istilah ‘comfort zone’ seperti di dalam dunia pekerjaan di kantor. Bagi saya, tidak ada bisnis yang tidak nyaman. Karena kalo kita sudah merasa nyaman, berarti anda sudah tidak memiliki beban kehidupan lagi. Bisa dikatakan hidup anda sudah bergelimang harta. Padahal banyak orang yang sebenarnya sudah kaya-raya, toh mereka masih aktif dalam berbisnis. Apalagi anda yang masih belum apa-apa. tentu ingin yang lebih bukan?

Namun senantiasa harus diingat bahwa bisnis tidak bisa instan, harus ada proses awal yang melelahkan. Sehingga kita harus menyadari realistis yang ada sejak awal bahwa bisnis anda beresiko bisa jatuh dan bangkrut, meski anda bisa bangun dan berbisnis kembali. Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah faktor yang tidak terduga dan komunikasi kita dengan Tuhan yang Maha Pencipta segalanya. Koneksitas antara bisnis dan kepercayaan adalah penting, bukan hanya dengan konsumen tetapi juga kepada Tuhan kita.

Selamat Memulai Bisnis yang Mandiri…!


Tindakan

Information

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.